[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: 5 Hal Terkait Obat Pencegahan Tuberkulosis

Azonemusic, Jakarta – Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan utama di dunia dan khususnya di negara kita. Indonesia kini menjadi negara penyumbang kasus TBC terbanyak kedua di dunia, dimana sebelumnya kita berada di peringkat ketiga. Padahal sudah ada Perintah Eksekutif No. 67 pada tahun 2021 untuk tuberkulosis, tujuan eliminasi tuberkulosis pada tahun 20230 jelas masih merupakan tantangan yang sangat besar.

Pada 14 Februari 2024, beberapa hari lalu, WHO mengeluarkan “komunikasi mendesak” tentang obat antitusif. Ini menjadi hal yang menarik, karena kita sering berbicara tentang mengobati mereka yang sudah sakit, namun ditegaskan kembali bahwa ada obat untuk mencegah tuberkulosis.

Dalam publikasi WHO tanggal 14 Februari 2024, diterbitkan lima hal yang tidak hanya perlu kita ketahui tetapi juga perlu kita terapkan di Indonesia.

Pertama, sekitar seperempat penduduk dunia pernah terjangkit/tertular bakteri tuberkulosis, bahkan di negara kita jumlahnya mungkin lebih tinggi. Padahal, belum tentu mereka akan sakit, baik karena adanya bakteri asma yang dorman maupun karena sistem imunitas tubuh.

Nah, penelitian yang berbeda menunjukkan bahwa sekitar 5-10% dari mereka kemudian menderita penyakit tuberkulosis, dan penyakit tersebut akan muncul pertama kali 2 hingga 5 tahun setelah infeksi pertama.

Kedua, WHO menyajikan bukti ilmiah yang jelas yang menunjukkan bahwa pengobatan pencegahan asma (“TPT”) pada populasi berisiko tinggi akan semakin mengurangi risiko terkena asma.

Pada bulan September 2023, pada pertemuan internasional “KTT Tingkat Tinggi Dunia tentang Tuberkulosis” sebuah komitmen dibuat untuk memperluas pengobatan pencegahan tuberkulosis menjadi 45 juta orang. Indonesia harus menjadi bagian dalam mencapai angka dunia tersebut, padahal luas wilayah kita saat ini masih kecil.

Ketiga, pentingnya pengobatan preventif tuberkulosis bagi pasien yang terkait dengan multidrug resistance rifampisin (MDR/RR-TB).

Maka pada tahun 2024 WHO merekomendasikan penggunaan obat levofloxacin selama 6 bulan, hal ini sejalan dengan hasil penelitian baru dari Afrika Selatan dan Vietnam. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika hasil penelitian Indonesia juga bisa menjadi referensi global di masa depan.

Keempat, adanya perubahan dosis regimen pengobatan anti tuberkulosis obat levofloxacin dan rifapentine, serta pemberian dengan obat dolutegravir. Ini merupakan hal baru yang diharapkan dapat memberikan pencegahan yang lebih baik.

Kelima, adanya integrasi “pedoman skrining WHO” tahun 2021 dengan “pedoman WHO tentang tes baru infeksi TBC”. Ada juga pembaruan algoritma bagaimana pengobatan pencegahan tuberkulosis terjadi bagi mereka yang melakukan kontak dengan pasien tuberkulosis. , kelompok ODHA dan kelompok lain yang berisiko paling tinggi.

Semoga saja jumlah masyarakat yang mendapat pengobatan preventif penyakit tuberkulosis di negara kita dapat terus meningkat secara signifikan, sehingga masyarakat Indonesia benar-benar terlindungi dari penyakit tuberkulosis yang setiap jamnya telah membunuh 16 orang Indonesia, sungguh menyedihkan.

Profesor Tjandra Yoga Aditama

Direktur Studi Pascasarjana YARSI Institute / Profesor di FKUI / Direktur Senior Penyakit Menular WHO di Asia Tenggara

Cegah Stunting Mulai dari Kehamilan Agar Anak Tak Lahir Stunting

Jakarta –

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang dan kecerdasan anak. Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Chamim Shobari Singopraviro, SpOG(K) mengatakan persoalan pengolahan merupakan persoalan yang kompleks.

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi kejutan pada anak. Selain aspek gizi anak, faktor lain seperti kesehatan ibu juga harus diperhatikan dengan baik. Ada masalah kesehatan ibu yang dapat menyebabkan pertumbuhan.

“Faktor ibu sangat penting. Misalnya faktor preeklamsia yang menyebabkan bayi bisa lahir prematur, misalnya karena ketuban pecah, dan ibu kurang mendapat nutrisi,” kata dr. Portal Chamim detikcom, Selasa. 02-06-2024).

“Kehamilan belum tuntas, jadi melahirkan bayi kecil karena pertumbuhan dini juga bisa terhenti,” lanjutnya.

Dr Chamim menekankan pentingnya pola makan ibu yang lengkap. Nutrisi dan kesejahteraan yang tepat penting tidak hanya selama kehamilan, tetapi juga sebelum kehamilan.

Beberapa nutrisi yang perlu mereka penuhi adalah protein, karbohidrat, dan kolesterol. Ibu hamil juga perlu mengonsumsi kolesterol dalam jumlah yang cukup. Beberapa contoh makanan yang mengandung kolesterol baik adalah ikan berlemak, kacang-kacangan, telur, dan minyak zaitun.

“Kebutuhan utama ibu hamil adalah protein, kedua karbohidrat, dan ketiga kolesterol. Kolesterol untuk perkembangan otak dan tulang, protein untuk pertumbuhan dan ukuran otot janin, serta karbohidrat untuk energi,” jelas dr Chamim. .

Dr Chamim mengatakan, selain ketiga nutrisi tersebut, kebutuhan zat besi seorang ibu juga sangat penting. Salah satu penyebab stunting pada anak adalah kekurangan zat besi. Ibu yang kekurangan zat besi berisiko mengalami anemia yang dapat menyebabkan pertumbuhan anak terhambat.

“Semua orang menderita anemia, tidak hanya pada janinnya. Karena saat hamil sepertiga darah akan beredar. Daging dan banyak ikan paling banyak mengandung zat besi,” tutupnya. Tonton video “Strategi BKKBN Turun 14%” (avk/naf)

Gagal Aesthetic, Dokter Dipecat Buntut Foto Prewedding di Ruang Operasi

Jakarta –

Foto prewedding sudah menjadi trend bagi para calon pengantin menjelang hari pernikahannya. Namun bagaimana jika Anda melewatkan foto prewedding tersebut?

Seorang dokter di India dipecat setelah mengambil foto prewedding di ruang operasi. Insiden tersebut terekam dan beredar di media sosial sehingga memicu kemarahan warga.

Seperti dikutip NDTV, dalam video yang dirilis, Dr. Abhishek dan tunangannya sedang melakukan operasi pada seorang pasien. Pasangan ini menggunakan peralatan medis dan dikelilingi oleh peralatan pencahayaan profesional.

Foto tersebut tampaknya beralih ke tema medis, dan video diakhiri dengan “pasien” yang duduk dan tersenyum setelah operasi.

Setelah tuduhan meluas secara online, Menteri Kesehatan Karnataka Dinesh Gundu Rao memerintahkan pemecatan Dr Abhishek. Ia menegaskan, rumah sakit pemerintah merupakan pekerjaan umum dan bukan untuk kepentingan swasta. Dinesh Gundu juga mengatakan bahwa dia tidak tertarik dengan studi semacam itu.

“Dokter yang melakukan pengambilan gambar pranikah di Rumah Sakit Pemerintah Bharamasagar di Chitradurga telah dipecat. Rumah sakit pemerintah didedikasikan untuk kesehatan bangsa, bukan kepentingan swasta,” tulis Dinesh Gundu.

Lebih lanjut, dia mengatakan seluruh pekerja kontrak, termasuk dokter dan staf yang bekerja di bidang kesehatan, harus memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum negara.

Ia menambahkan, “Mengingat fasilitas yang diberikan pemerintah kepada rumah sakit umum adalah untuk pelayanan kesehatan masyarakat, maka setiap orang harus fokus memenuhi kewajibannya.” “Pemogokan massal yang dilakukan ribuan dokter di Korea membuat pasien khawatir” (kna/suc)

Sempat Stres Ngurus Anak, Nikita Willy Bagikan Cara Simpel Menghadapinya

Jakarta –

Sejak menjadi seorang ibu, artis Nikita Wiley berbagi pengalamannya stres dengan rutinitasnya. Setiap hari, keluarganya mengurus pekerjaan yang harus diselesaikan bersama bayi Isa.

Setelah melalui semuanya, Nicky merasa tak punya waktu untuk dirinya sendiri. Menurutnya, sangat sulit menjalani masa-masa awal menjadi ibu.

“Kamu stres. Seperti ibu-ibu lainnya, kamu tidak punya waktu,” jelas Nikita dalam media briefing, Rabu (7/2/2024).

“Karena kami menciptakan rutinitas yang konsisten setiap hari,” imbuhnya. Bagaimana Nikita Wily mengatasi stres?

Wanita berusia 29 tahun itu punya cara tersendiri dalam mengatasi stres. Biasanya Nikita suka berjalan di atas treadmill setiap pagi.

Setelah itu mereka biasa mandi dengan air dingin untuk menyegarkan tubuh. Hal itu dilakukan untuk mempersiapkannya menghadapi hari-harinya sebagai seorang ibu sekaligus mengurus pekerjaannya.

“Tapi setelah jadi ibu, waktu saya jadi lebih murah. Kadang saya bisa tidur di sofa saat anak-anak tidur,” jelas Nikita.

“Itu membuatku sangat bahagia. Jadi menurutku waktu ibu sangat berharga,” ujarnya. “Apakah terlalu bahagia merupakan bagian dari stres?” Tonton videonya. (sao/kna)

TPS Khusus RSCM Bantu Nakes Hindari Golput pada Pemilu 2024

Azonemusic, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mendirikan tempat pemungutan suara (TPS) khusus di Rumah Sakit Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM).

TPS ini dirancang untuk memudahkan petugas kesehatan (minoritas), pasien dan keluarganya dalam menggunakan hak pilihnya.

Salah satu petugas laboratorium RSCM, Novi Angraini mengatakan, keberadaan TPS ini membantu mereka untuk memboikot kelompok atau kelompok kulit putih.

Sederhana sekali, sederhana sekali, mungkin kalau di sini tidak ada (TPS) bisa jaga sendiri, kata Novi saat menjawab pertanyaan Lafiya Azonemusic di RSCM, Jakarta Pusat, Rabu (14/2). /2024).

Pantang menjadi risiko terbesar Novi karena mudik tidak mungkin dilakukan.

“Karena kita pun tidak mungkin pulang kan, jadi aku terpikir untuk mengambilnya.”

Ini kali pertama Novi mencoblos di Jakarta. Nakes asal Lampung ini mengaku mendapat undangan pemungutan suara dari KPU.

“Saya terima undangan pilihnya, sudah diurus, jadi tinggal pilih saja,” kata Novi saat mengantri untuk memilih di RSCM, Rabu (14/2/2024).

Karena kekhawatiran Novi warga Lampung, ia bisa memilih calon presiden dan pembantunya pada pemilihan umum (pemilu) kali ini.

Untuk bisa memilih, Novi dan tenaga kesehatan lainnya membagi pekerjaannya. Ingat, mereka masih bekerja hari itu.

“Iya bagi-bagi, kita kerja shift, ada pagi, siang, dan malam. Mungkin kalau sore bisa ke sini paginya. Paginya harus ganti penjaga.”

Ia berharap pemilu kali ini dapat dilaksanakan secara efektif dan adil. Dan itu menghasilkan pemimpin yang baik.

“Tentu harapannya benar, tidak ada kecurangan sama sekali, dan saya berharap semua yang terpilih tetap aman, tidak ada lagi kerusuhan setelah pemilu,” ujarnya.

Hari Kanker Anak Sedunia 15 Februari 2024, Sejarah dan Tema Peringatannya

Jakarta –

Hari Kanker Anak Sedunia, yakni Hari Kanker Anak Internasional, diperingati pada tanggal 15 Februari setiap tahunnya. Salah satu tujuan pelayanan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya orang tua akan bahaya penyakit kanker yang mengancam kehidupan anak.

Menurut situs resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan 400.000 anak berusia antara 0 dan 19 tahun didiagnosis menderita kanker setiap tahunnya. Jenis kanker yang paling banyak diderita anak-anak adalah leukemia, kanker otak, limfoma, dan tumor kompleks seperti neuroblastoma atau tumor Wilms.

Di negara-negara berpendapatan tinggi, lebih dari 80 persen kanker pada anak dapat disembuhkan. Namun, proporsi kasus kanker anak yang dapat disembuhkan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah kurang dari 30 persen, sehingga WHO ingin memberikan kesempatan kepada pemerintah di berbagai negara untuk membangun dan mempertahankan program kanker anak yang efektif untuk meningkatkan kelangsungan hidup anak. setidaknya 60% anak-anak didiagnosis menderita kanker di seluruh dunia pada tahun 2030. Sejarah Hari Kanker Anak Sedunia.

Seperti dikutip dari The Hindustan Times, Childhood Cancer International (CCI) mendeklarasikan Hari Kanker Anak Sedunia untuk pertama kalinya pada tahun 2002. Saat itu, tujuan perayaan Hari Kanker Anak Sedunia adalah untuk menyoroti dampak kanker anak pada anak-anak, remaja dan anak-anak. orang tua. Hari Kanker Anak Sedunia juga menjadi inspirasi untuk mempromosikan pengobatan dan metode pengobatan baru untuk mengobati kanker pada anak.

Hari Kanker Anak Sedunia juga menekankan akses terhadap pengobatan kanker yang adil dan setara bagi anak-anak yang menderita dan penyintas kanker. Dengan cara ini, anak-anak di seluruh dunia dapat menerima pengobatan yang lebih baik dan mengatasi permasalahan hidup akibat kanker. Tema Hari Kanker Anak Sedunia 2024

Dipinjam dari situs resmi CCI, Hari Kanker Anak Sedunia 2024 mengusung konsep “Unveiling the Challenge”. Ini adalah bagian pertama dari kampanye tiga tahun CCI dari tahun 2024 hingga 2026.

Melalui tema tersebut, peringatan Hari Kanker Anak Sedunia tahun 2024 didedikasikan untuk menyadarkan akan tantangan dan ketidakadilan yang dihadapi anak penderita kanker. Orang-orang dari seluruh dunia diundang untuk berbagi pengalaman dan pendapat mereka mengenai tantangan yang mereka hadapi. Topik ini membantu masyarakat lebih memahami berbagai tantangan dan ketidakadilan yang dihadapi oleh pasien dan penyintas kanker anak di seluruh dunia. Simak video “Menkes mengungkap 4 jenis kanker yang paling banyak diderita anak” (ath/up)

Konsultasi Pasein Lansia Meningkat, RSU Bunda Jakarta Buka Klinik Geriatri

Azonemusic – Penyakit lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya ditangani oleh satu dokter. Sebab, gejala penyakit yang dikeluhkan lansia pada organ tubuh berbeda-beda.

Untuk mendorong masyarakat agar dapat memberikan manfaat bagi lansia, RSU Bunda Jakarta telah meluncurkan klinik kanker khusus untuk perawatan pasien lanjut usia.

Direktur RSU Bunda Jakarta dr. Amiruddin Hamigu, MM. MARS., mengatakan jumlah pasien lanjut usia meningkat selama epidemi. Menurutnya, keterlambatan tiba di rumah sakit merupakan awal mula terjadinya wabah.

Faktanya, pasien geriatri yang berbicara setelah epidemi meningkat. Mungkin sekitar 10-12 persen, kata dr Amir saat soft launching klinik geriatri di RSU Bunda Jakarta, baru-baru ini. Potret seorang lelaki tua yang kesepian. (Unsplash.com/Artem Labunsky)

Ia menambahkan, rata-rata pasien lanjut usia datang ke dokter karena mengeluh kurang makan, nyeri di beberapa bagian tubuh, atau hal lainnya. Namun setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada banyak penyakit yang mendasari kondisi ini.

Untuk melakukannya, diperlukan banyak dokter dan tempat khusus untuk mengoperasi. Untuk itu, didirikanlah klinik dengan enam layanan kesehatan spesialis.

“Kedokterannya ada enam bidang, mulai dari penyakit dalam yang menjadi akar penyakitnya, ahli saraf, ahli gizi. Kita juga punya KFR untuk rehabilitasi, misalnya untuk masalah gerak, nyeri lutut. Lalu ada psikolog, psikolog, dan psikiater. … untuk konselor nyeri,” katanya.

Meski peminatnya banyak, Direktur Kesehatan PT BMHS Tbk. Dr. Ivonne Rampun MM., menunjukkan bahwa mempertahankan klinik geriatri bukanlah hal yang mudah. Sebab, banyak bidang keahlian medis yang harus diikutsertakan.

Di sisi lain, masyarakat Indonesia disebut-sebut memiliki angka harapan hidup yang lebih panjang. Untuk pelayanan geriatri khusus yang dianggap perlu.

“Kita bisa lihat sekarang, karena banyak hal baru sehingga kita mendekati umur panjang masyarakat. Sekarang menjadi perhatian terhadap penyakit kanker. Namun, tantangan RS Bunda adalah mengembangkan layanan yang belum dilakukan oleh rumah sakit lain. telah dipertimbangkan karena tidak mudah “Karena bukan hanya 1 atau 2 dokter saja, tapi merupakan kerjasama banyak dokter. Tapi tetap harus punya kualitas,” ujarnya.

Sesuai dengan definisi geriatri menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), klinik ini dikhususkan untuk pasien berusia di atas 60 tahun. Untuk layanan tersebut, pasien dapat menggunakan BPJS Kesehatan.

Diabetes dan Dampaknya pada Seni Lukis Pablo Picasso: Karya-Karya Epik Tercipta dari Sang Maestro

Azonemusic, JAKARTA – Pelukis kubisme Pablo Picasso berjuang melawan diabetes sepanjang hidupnya. Pada tahun 1918, ketika pandemi flu Spanyol melanda dunia, ia didiagnosis menderita diabetes. Faktanya, penyebab kematiannya pada tahun 1973 diduga karena komplikasi diabetes.

Ceritanya, diabetes mengubah gaya melukis pria kelahiran 1881 ini. Saat penglihatannya terganggu akibat diabetes, Pablo mulai menggunakan warna-warna gelap dibandingkan warna-warna cerah dan tajam.

Kamis Dikutip dari website Chosun Korea pada 8 Februari 2024. Perubahan ini menambah rasa yang lebih intens dan putus asa pada karyanya. Perubahan tekstur terlihat jelas.

Ketika diabetes melemahkan tangannya dan getarannya semakin parah, Pablo Picasso mulai menggambar bentuk yang lebih sederhana dan abstrak dari sebelumnya. Mahakarya Pablo Picasso ‘Guernica’ menggambarkan kebrutalan perang setelah ia didiagnosis menderita diabetes.

Lukisan ini menggambarkan Serangan Udara Guernica pada masa Perang Saudara Spanyol dengan warna gelap, diilustrasikan dengan ekspresi yang lebih halus dan bentuk yang lebih sederhana dan lebih dalam. Diabetes secara paradoks memberikan karyanya karakter yang kuat dan khas.

Selain itu, lukisan Gadis Tidur Muda karya Picasso yang dibuat pada tahun 1935 menunjukkan obesitas. Lukisan tersebut digunakan pada pertengahan tahun 2011 sebagai sumber pendanaan untuk penelitian medis mengenai diabetes dan penyakit jantung.

Lukisan ini melambangkan kekasihnya Marie-Thérèse Walter yang sedang tertidur. Marie-Thérèse Walter berusia 17 tahun ketika dia bertemu Pablo Picasso yang berusia 45 tahun di Paris.

Nama orang yang menyumbang ke Universitas Sydney di Australia untuk penelitian medis belum diumumkan. Lukisan itu diduga ditawarkan oleh seorang kolektor Amerika. Hasil lelang senilai $400 juta dimaksudkan untuk penelitian medis.

Ketika Picasso didiagnosis mengidap diabetes, pengobatan medisnya belum secanggih sekarang. Namun demikian,

Dia menghindari alkohol dan rokok serta berolahraga secara teratur. Kecintaannya yang kuat terhadap seni mendorong hidupnya, menciptakan lebih dari 50.000 karya seni.

Semua ini rupanya membantunya hidup hingga usia 91 tahun. Karena keberhasilannya dalam mengelola diabetes, namanya telah digunakan dalam proyek penelitian pengobatan diabetes.

Sebagai seniman yang sabar, Picasso mempunyai umur panjang dan warisan seni yang abadi.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang memerlukan penanganan serius karena menurunkan kemampuan tubuh memecah gula dan meningkatkan risiko penyakit lain, kata ahli gizi Dr.Dr.Fiastuti Witjaksono

Meski masih ada persepsi masyarakat bahwa diabetes adalah penyakit keturunan, Fastuti mengatakan sebagian besar diabetes disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang buruk. Ia mengatakan, makanan dan minuman tinggi gula kemasan khususnya menjadi penyumbang besar peningkatan penyakit diabetes di Indonesia.

Fiastuti juga menjelaskan, sebagian besar makanan dan minuman olahan mengandung kalori dan gula yang tinggi tanpa nutrisi yang tepat.

Konsultan Metabolisme Endokrin Dr dr Fatimah Eliana, SpPD, KEMD, FINASIM kembali menegaskan bahwa setiap orang, baik pria maupun wanita, memiliki risiko yang sama terkena diabetes karena gaya hidup mereka. Meskipun faktor genetik berperan, namun pengaruhnya kecil terhadap risiko diabetes. Sebagian besar penderita diabetes di Indonesia, sekitar 90 persen, disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Dampak peningkatan konsumsi makanan dan minuman tinggi gula juga terlihat dengan bertambahnya usia penderita diabetes. Menurut Fatimah, dulu pasien diabetes biasanya berusia di atas 40 tahun, namun saat ini semakin banyak pasien diabetes yang berusia 30-an.

Angka Kematian Ibu di RI Tinggi, Bumil Wajib Tahu Pemicunya

Ibukota Jakarta –

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan dr Chamim Shobari Singoprawiro, SpOG(K) menyoroti tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Indonesia. Berdasarkan data Sensus 2020, angka kematian ibu mencapai 189 per 100.000 kelahiran.

Angka kematian ibu adalah jumlah perempuan yang meninggal pada saat hamil atau meninggal dalam waktu 42 hari sejak berakhirnya kehamilan, tanpa memandang waktu kehamilan dan tempat melahirkan. Dr Chamim mengatakan, “penyebab” kematian ibu di Indonesia adalah hipertensi, pendarahan, dan infeksi.

“Pertama, karena hipertensi, tekanan darah ibu hamil bisa meningkat secara tiba-tiba, suatu kondisi yang disebut preeklampsia. Kemudian perdarahan bisa disebabkan karena manajemen kehamilan yang kurang baik, yang terakhir infeksi ini seringkali disebabkan oleh lingkungan persalinan yang buruk. misalnya,” kata Dr. Chamim. kepada detikcom, Selasa (2 Juni 2024).

Dia mengatakan kematian sang ibu sebenarnya bisa dicegah. Setiap aspek kematian ibu mempunyai metode pencegahannya masing-masing. Misalnya pada kasus hipertensi, hal ini dapat dicegah dengan pemeriksaan ANC (antenatal care) secara rutin.

Oleh karena itu, selama hamil perlu dilakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin untuk memeriksa kondisi janin dan juga kondisi ibu. Setelah itu, Anda perlu memeriksa kembali pola makan Anda. Jika ada risiko tekanan darah tinggi, risiko kejang, dll. …kalau masuk nanti dikasih obat,” kata dr Chamim.

Dr Chamim menambahkan, dokter perlu memahami kondisi ibu dengan sebaik-baiknya. Jika terdeteksi adanya risiko kehamilan seperti pendarahan atau tekanan darah tinggi, pengobatan mungkin lebih tepat atau Anda mungkin akan segera dirujuk ke dokter spesialis untuk lebih memahami kondisi yang dihadapi ibu atau janin yang mungkin Anda temui di kemudian hari.

Tes ANC secara teratur juga penting untuk mengetahui berapa banyak nutrisi yang Anda butuhkan selama kehamilan. Bila nutrisi yang diperlukan terpenuhi, berbagai risiko penyakit bisa dihindari.

“Nutrisinya bagus, banyak proteinnya bagus,” kata dr Chamim. Mencegah risiko berbagai penyakit pada anak juga sangat baik.”

“Jika pola makannya baik dan teratur maka penyakit preeklamsia bisa dihindari. Kalau terus menerus makan karbohidrat bisa membuat badan ibu gemuk dan gizi buruk. Harus seimbang antara karbohidrat, protein, kolesterol dan juga vitamin,” tutupnya. . Tonton video “Apa itu hidung ibu hamil?” (avk/naf)

Kemenkes Perketat Tes Kesehatan Antisipasi Petugas KPPS ‘Tumbang’ di Pemilu 2024

Jakarta –

Kementerian Kesehatan RI membeberkan beberapa langkah yang harus diperhatikan agar para pejabat Tim Perencana Pemilihan (KPPS) tetap sehat dalam menjalankan tugasnya. Seperti diketahui, pada Pemilu 2019, anggota KPPS meninggal dunia sekitar 894 orang.

Selain itu, 5.175 anggota KPPS lainnya juga terjangkit penyakit tersebut. Persoalan ini harus diperhatikan agar kejadian serupa tidak terjadi pada pemilu 2024.

Direktur Kesehatan Remaja Departemen Kesehatan, Dr. Nida Rohmawati, MPH, mengatakan ada beberapa faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada anggota KPPS. Salah satu yang utama adalah penyakit atau penyakit yang pernah diderita anggota KPPS sebelumnya.

Oleh karena itu, seleksi dan penjaringan kesehatan calon anggota KPPS menjadi lebih ketat.

“Mayoritas 55 tahun, kita tidak ingin hal ini terjadi lagi di masa lalu, lansia bekerja keras, lebih dari 20 jam, itu berbahaya,” kata dr. Nida di acara Kemencast Cabang. Kesehatan, Senin (5/2/2024).

“Kami berharap, kalaupun ada penyakit, bisa dikendalikan atau bisa dirawat dan diawasi oleh otoritas kesehatan,” lanjutnya.

Jenis penyakit penyerta yang patut diwaspadai adalah darah tinggi, diabetes, stroke, paru-paru dan penyakit lainnya. Selain itu, Dr Nida juga menekankan pentingnya lingkungan hidup di TPS. Pastikan TPS memiliki ventilasi yang baik dan menyediakan kotak sampah untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kegiatan yang sama, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan Dr. Obrin Parulian, MKes, mengatakan Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan KPU untuk memilih anggota KPPS dengan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan petugas pemilu dalam keadaan sehat. ketika mereka melakukan pekerjaannya.

“Jika ingin menjadi anggota KPPS, ada pemeriksaan kesehatan dan kesejahteraan, tekanan darah dan gula darah. Bila sudah memenuhi kriteria, maka akan diberikan surat keterangan sehat yang merupakan status menjadi anggota KPPS. -KPPS.,” kata Dr.Obrin.

Selain itu, banyak puskesmas yang bersiaga 24 jam pada pemilu 2024 dengan harapan petugas KPPS akan tumbang saat bertugas.

“Fasilitas kesehatan sedang diinformasikan, dari jumlah petugas yang diperiksa ada rincian jumlah yang berisiko dan kami akan bersiap. Puskesmas sudah kami informasikan dan ada tim dari pusat krisis yang siap. berikan pelayanannya,” kata Dr. Obrin. Saksikan video “Mengingat Pemilu 2019, Inilah Penyebab Ribuan Pejabat KPPS ‘Jatuh’” (avk/kna)